⇘ Klik dibawah ini ! ⇙

MAKALAH MANAJER DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN Terbaru (2013)

BAB I
PENDAHULUAN


A.      Latar Belakang

Membuka pembuatan makalah ini adapun yang melatarbelakangi penyusun Makalah yang berjudul “Manajer dan Pengambilan Keputusan”. Manajer adalah seseorang yang bertanggung jawab dalam mengelola suatu kesatuan/perusahaan yang sedang digeluti, Manajer dalam hal ini sangat dibutuhkan Manajemen yang sangat matang dalam sebuah pengambilan keputusan. Manajemen membutuhkan informasi sebagai dasar pengambilan keputusan mereka. Sistem informasi mempunyai peranan yang penting dalam menyediakan informasi untuk manajemen setiap tingkatan. Tiap-tiap kegiatan dan keputusan manajemen yang berbeda membutuhkan informasi yang berbeda. Oleh karena itu untuk dapat menyediakan informasi yang relevan dan berguna bagi manajemen, maka pengembang system informasi harus memahami terlebih dahulu kegiatan yang dilakukan oleh manajemen dan tipe keputusannya.

B.       Rumusan Masalah
1.      Apa Pengertian Manajer?
2.      Apa Tugas dan Fungsi Manajer?
3.      Apa Definisi Pengambilan Keputusan Menurut Para Ahli?
4.      Bagaimana Pembahasan Macam-macam dalam Pengambilan Keputusan?
5.      Apa Tahapan Pengambilan Keputusan?



C.      Tujuan

Dalam hal ini adapun Tujuan pembuatan Makalah Dasar Manajemen berikut adalah untuk memperdalam filosofi tentang Manajer dan Pengambilan Keputusan, mengerti akan maksud sebenarnya dalam Pembahasan tersebut, dapat menerapkan di kehidupan sehari-hari.

D.      Manfa’at

Kita dapat belajar bersama dan dapat memahami akan penting nya Manajemen dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi penyusun sendiri dapat lebih memahami Apa itu Manajer, dan Bagaimana seluk-beluk dalam pengambilan Keputusan.



BAB II
ISI

                               
1.    Pengertian Manajer

Manajer adalah orang yang bertanggungjawab untuk mengarahkan usaha yang bertujuan untuk membantu organisasi dalam memncapai tujuan yang telah ditetapkan

2.    Tugas dan Fungsi Manajer

(Tugas Manajer)
1.      Memberi instruksi untuk melaksanakan pekerjaan.
2.      Mengawasi pegawai-pegawai dalam melaksanakan tugasnya.
3.      Melatih pegawai-pegawai untuk melaksanakan tugasnya.
4.      Mengembangkan metode-metode baru untuk melaksanakan pekerjaan.

(Fungsi Manajer)
-          Memahami Visi dan Misi Manajer
-          Memobilisasi Manajemen
-          Mengembangkan Potensi dan Pemikiran
-          Mendayagunakan Sumber

3.    Definisi Pengambilan Keputusan Menurut Para Ahli

a.      G. R. Terry
Pengambilan keputusan dapat didefenisikan sebagai pemilihan alternatif kelakuan tertentu dari dua atau lebih alternatif yang ada.


b.      Harold Koontz dan Cyril ODonnel
Pengambilan keputusan adalah pemilihan diantara alternatif-alternatif mengenai sesuatu cara bertindakadalah inti dari perencanaan. Suatu rencana dapat dikatakan tidak ada, jika tidak ada keputusan suatu sumber yang dapat dipercaya, petunjuk atau reputasi yang telah dibuat.
c.       Theo Haiman
Inti dari semua perencanaan adalah pengambilan keputusan, suatu pemilihan cara bertindak. Dalam hubungan ini kita melihat keputusan sebagai suatu cara bertindak yang dipilih oleh manajer sebagai suatu yang paling efektif, berarti penempatan untuk mencapai sasaran dan pemecahan masalah.
d.      Drs. H. Malayu S.P Hasibuan
Pengambilan keputusan adalah suatu proses penentuan keputusan yang terbaik dari jumlah alternative untuk melakukan aktifitas- aktifitas pada masa yang akan datang.
e.       Chester I. Barnard
Keputusan adalah perilaku organisasi, berintisari perilaku perorangan dan dalam gambaran proses keputusan ini secara relative dan dapat dikatakan bahwa pengertian tingkah laku organisasi lebih penting dari pada kepentingan perorangan.

4.    Macam-macam dalam Pengambilan Keputusan

a.      Pengambilan Keputusan Rasional
Keputusan yang bersifat rasional berkaitan dengan daya guna. Masalah masalah yang dihadapi merupakan masalah yang memerlukan pemecahan rasional. Keputusan yang dibuat berdasarkan pertimbangan rasional lebih bersifat objektif. Dalam masyarakat, keputusan yang rasional dapat diukur apabila kepuasan optimal masyarakat dapat terlaksana dalam batas-batas nilai masyarakat yang di akui saat itu.

b.      Pengambilan Keputusan Berdasarkan Fakta
Ada yang berpendapat bahwa sebaiknya pengambilan keputusan didukung oleh sejumlah fakta yang memadai. Sebenarnya istilah fakta perlu dikaitkan dengan istilah data dan informasi. Kumpulan fakta yang telah dikelompokkan secara sistematis dinamakan data. Sedangkan informasi adalah hasil pengolahan dari data. Dengan demikinan, data harus diolah lebih dulu menjadi informasi yang kemudian dijadikan dasar pengambilan keputusan.
Keputusan yang berdasarkan sejumlah fakta, data atau informasi yang cukup itu memang merupakan keputusan yang baik dan solid, namun untuk mendapatkan informasi yang cukup itu sangat sulit.

c.       Pengambilan Keputusan Berdasarkan Pengalaman
Sering kali terjadi bahwa sebelum mengambil keputusan, pimpinan mengingat-ingat apakah kasus seperti ini sebelumnya pernah terjadi. Pengingatan semacam itu biasanya ditelusuri melalui arsip-arsip penhambilan keputusan yang berupa dokumentasi pengalaman-pengalaman masa lampau. Jika ternyata permasalahan tersebut pernah terjadi sebelumnya, maka pimpinan tinggal melihat apakah permasalahan tersebut sama atau tidak dengan situasi dan kondisi saat ini. Jika masih sama kemudian dapat menerapkan cara yang sebelumnya itu untuk mengatasi masalah yang timbul.
Dalam hal tersebut, pengalaman memang dapat dijadikan pedoman dalam menyelesaikan masalah. Keputusan yang berdasarkan pengalaman sangat bermanfaat bagi pengetahuan praktis. Pengalaman dan kemampuan untuk memperkirakan apa yang menjadi latar belakang masalah dan bagaimana arah penyelesaiannya sangat membantu dalam memudahkan pemecaha masalah.



d.      Pengambilan Keputusan Berdasarkan Wewenang
Banyak sekali keputusan yang diambil karena wewenang (authority) yang dimiliki. Setiap orang yang menjadi pimpinan organisasi mempunyai tugas dan wewenang untuk mengambil keputusan dalam rangka menjalankan kegiatan demi tercapainya tujuan organisasi yang efektif dan efisien.

5.    Tahapan Pengambilan Keputusan

Simon (1960) memperkenalkan empat aktivitas dalam proses pengambilan keputusan :
1.        Intelligence          : Pengumpulan informasi untuk mengidentifikasikan permasalahan.
2.        Design                 : Tahap perancangan solusi dalam bentuk alternatif2 pemecahan masalah.
3.        Choice                 : Tahap memilih dari solusi dari alternatif2 yg disediakan.
4.        Implementation    : Tahap melaksanakan keputusan dan melaporkan hasilnya.




BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN

1.        Kesimpulan

Pengambilan keputusan adalah pemilihan diantara alternatif-alternatif mengenai sesuatu cara bertindakadalah inti dari perencanaan. Suatu rencana dapat dikatakan tidak ada, jika tidak ada keputusan suatu sumber yang dapat dipercaya, petunjuk atau reputasi yang telah dibuat.

Simon (1960) memperkenalkan empat aktivitas dalam proses pengambilan keputusan :

Intelligence             : Pengumpulan informasi untuk mengidentifikasikan
permasalahan.
Design                    : Tahap perancangan solusi dalam bentuk alternatif2
pemecahan masalah.
Choice                    : Tahap memilih dari solusi dari alternatif2 yg disediakan.
Implementation       : Tahap melaksanakan keputusan dan melaporkan hasilnya.

2.    Saran
Saran bagi Pembaca yang baik, kontribusi nya agar dapat membantu menyempurnakan Makalah ini, karna Penyusun sadar bahwa masih banyak kesalahan dalam pembuatan Makalah ini.

ஜ۩۞۩۞۩۞۩۞۩۞۩۞۩۞۩۞۩۞۩۞۩۞۩۞۩۞۩۞۩۞۩ஜ

 
Design by Fajri Pahlawan | Bloggerized by Yura Annisa | Forever Love