⇘ Klik dibawah ini ! ⇙

MAKALAH ECHINODERMATA Terbaru (2014)

BAB I
PENDAHULUAN

1.1    Latar Belakang
Dalam hal ini penulis membahas tentang Filum Echinodermata, mempelajari semua ilmu adalah penting karena dengan ilmu kita dapat mengembangkan sesuatu yang ada dibenak fikiran kita, dalam berbudidaya kita tidak hanya memperlajari ikan saja tetapi banyak aspek yang harus di pelajari contohnya Filum Echinodermata yang manfaatnya sangat bagus sekali khususnya dalam segi ekonomis, ekologi dan pemanfaatan dalam segi lainnya.
Filum Echinodermata (dari bahasa Yunani untuk kulit berduri) adalah sebuah filum hewan laut yang mencakup bintang laut, Teripang, dan beberapa kerabatnya. Kelompok hewan ini ditemukan di hampir semua kedalaman laut.
Echinodermata adalah filum hewan terbesar yang tidak memiliki anggota yang hidup di air tawar atau darat. Hewan-hewan ini juga mudah dikenali dari bentuk tubuhnya: kebanyakan memiliki simetri radial, khususnya simetri radial pentameral (terbagi lima).

1.2    Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah yang ingin dibahas dalam makalah ini adalah :
-          Apa ciri-ciri dari Echinodermata ?
-          Sistem pada tubuh Echinodermata ?
-          Klasifikasi Echinodermata dan contohnya ?

1.3    Tujuan Penelitian
Dapat mengetahui dan membedakan phylum Echinodermata yang terbagi dalam kelas Holothuridea, Asteroidea, Ophiuroidea. Echinoidea dan Crynoidea.
serta menambah pengetahuan atau wawasan tentang phylum Echinodermata dan dapat dijadikan sebagai bahan referensi agar bermanfaat bagi penulis.

BAB II
ISI

1.2 Ciri-Ciri Echinodermata
1.    Bentuk tubuh dewasanya adalah simetris radial
2.    Bentuk tubuh larvanya adalah simetris bilateral
3.    Kulitnya terdiri atas lempeng-lempeng kapur dan duri-duri kecil pada permukaannya
4.    Merupakan hewan pemakan sampah laut
5.    Pergerakannya dengan sistem ambulakral
6.    Saluran pencernaan masih sederhana
7.    Sistem syaraf dengan batang cincin yang bercabang ke arah radial.

2.2  Sistem Tubuh Echinidermata
1.      Sistem Ambulakral
Sistem Ambulakral Merupakan sistem aliran air lewat pembuluh yang dilakukan oleh kelompok Echinodermata kelompok hewan berkulit duri). sistem kerjanya diawali dari masuknya air dari laut melalui lubang madreporit dabagian punggung yang kemudian dasalurkan ke saluran saluran yang berakhir ke ampula yang menyerupai balon/tabung (kaki tabung) ampula yang berisi air ini nanti akan di tekankan ke obyek batuan sehingga bisa membawa badannya bergerak , tentu penekanan ampula mempunyai konsekwensi air di ampula keluar sehingga kempes lagi air bergerak ke mulut - begitu seterusnya.
Berikut jalur jalur pembuluh air ditubuhnya
• Madreporit, merupakan lubang tempat masuknya air dari luar tubuh.
• Saluran batu
• Saluran cincin
• saluran radial, meluas ke seluruh tubuh.
• Saluran lateral • Ampula • Kaki tabung

2.      Sistem Reproduksi
Echinodermata mempunyai jenis kelamin terpisah, sehingga ada yang jantan dan betina. Fertilisasi terjadi di luar tubuh, yaitu di dalam air laut. Telur yang telah dibuahi akan membelah secara cepat menghasilkan blastula, dan selanjutnya berkembang menjadi gastrula. Gastrula ini berkembang menjadi larva. Larva atau disebut juga bipinnaria berbentuk bilateral simetri. Larva ini berenang bebas di dalam air mencari tempat yang cocok hingga menjadi branchidaria, lalu mengalami metamorfosis dan akhirnya menjadi dewasa. Setelah dewasa bentuk tubuhnya berubah menjadi radial simetri.
Perkembangan telur setelah pembuahan

3.      Sistem Pernafasan Dan Eksresi
Echinodermata bernafas menggunakan paru-paru kulit atau dermal branchiae (Papulae) yaitu penonjolan dinding rongga tubuh (selom) yang tipis. Tonjolan ini dilindungi oleh silia dan pediselaria. Pada bagian inilah terjadi pertukaran oksigen dan karbondioksida. Ada pula beberapa jenis Echinodermata yang bernafas dengan menggunakan kaki tabung.
Sisa-sisa metabolisme yang terjadi di dalam sel-sel tubuh akan diangkut oleh amoebacyte (sel-sel amoeboid) ke dermal branchiae untuk selanjutnya dilepas ke luar tubuh.

4.      Sistem Peredaran Darah
Sistem peredaran darah Echinodermata umumnya tereduksi, sukar diamati. Sistem peredaran darah terdiri dari pembuluh darah yang mengelilingi mulut dan dihubungkan dengan lima buah pembuluh radial ke setiap bagian lengan.

5.      Sistem Saraf
Sistem saraf terdiri dari cincin saraf dan tali saraf pada bagian lengan-lengannya.

6.      Sistem Pencernaan Makanan
Sistem pencernaan makanan hewan ini sudah sempurna. Sistem pencernaan dimulai dari mulut yang posisinya berada di bawah permukaan tubuh. Kemudian diteruskan melalui faring, ke kerongkongan, ke lambung, lalu ke usus, dan terakhir di anus. Anus ini letaknya ada di permukaan atas tubuh dan pada sebagian Echinodermata tidak berfungsi. Pada hewan ini lambung memiliki cabang lima yang masing-masing cabang menuju ke lengan. Di masing-masing lengan ini lambungnya bercabang dua, tetapi ujungnya buntu.

2.3 Klasifikasi Phylum Echinodermata

a)      Kelas Asteroidea
Asteroidea merupakan spesies Echinodermata yang paling banyak jumlahnya, yaitu sekitar 1.600 spesies.Asteroidea juga sering disebut bintang laut.Contoh spesies ini adalah Acanthaster sp., Linckia sp., dan Pentaceros sp.Tubuh Asteroidea memiliki duri tumpul dan pendek. Duri tersebut ada yang termodifikasi menjadi bentuk seperti catut yang disebut Pediselaria.Fungsi pediselaria adalah untuk menangkap makanan serta melindungi permukaan tubuh dari kotoran.Pada bagian tubuh dengan mulut disebut bagian oral, sedangkan bagian tubuh dengan lubang anus disebut aboral.Pada hewan ini, kaki ambulakral selain untuk bergerak juga merupakan alat pengisap sehingga dapat melekat kuat pada suatu dasar.
Klasifikasi Bintang Laut (P. nodosus) adalah sebagai berikut :
Kingdom         : Animalia
Phylum            : Echinodermata
Kelas               : Asteroidea
Ordo                : Valvatida
Famili              : Presteridae
Genus              : Protoreaster
Spesies            : P. nodosus
Sistem ambulakral Asteroidea terdiri dari :
v  Medreporit adalah lempengan berpori pada permukaan cakram pusat dibagian dorsal tubuh.
v  Saluran cincin terdapat di rongga tubuh cakram pusat
v  Saluran radial merupakan cabang saluran cincin ke setiap lengan
v  Kaki ambulakral merupakan juluran saluran radial yang keluar.

Anggota Asteroidea memiliki kemampuan regenerasi yang sangat besar. Setiap bagian lengannya dapat beregenerasi dan bagian cakram pusat yang rusak dapat diganti.Asteroidea merupakan hewan dioseus, organ kelamin berpasangan pada setiap lengan, dan fertilisasi terjadi di luar tubuh.

b)      Kelas Echinoidea
Tubuh hewan ini dipenuhi oleh duri tajam. Duri ini ada yang pendek dan ada pula yang panjang seperti landak. Itulah sebabnya jenis hewan ini sering disebut landak laut. Tubuhnya tanpa lengan hampir bulat atau gepeng. Ciri lainnya adalah mulutnya yang terdapat di permukaan oral dilengkapi dengan 5 buah gigi sebagai alat untuk mengambil makanan. Hewan ini memakan bermacam-macam makanan laut, misalnya hewan lain yang telah mati, atau organisme kecil lainnya. Alat pengambil makanan digerakkan oleh otot yang disebut lentera arisoteteles. Sedangkan anus, madreporit dan lubang kelamin terdapat di permukaan atas. Berikut klasifikasi dari bulu babi :
Kingdom         : Animalia
Phylum            : Echinodermata
Kelas               : Echinoidea
Ordo                : Tripnoida
Famili              : Tripnoideai
Genus              : Tripneustes
Spesies            : T. gratilla


c)      Kelas Ophiuroidea

Hewan ini jenis tubuhnya memiliki 5 lengan yang panjang-panjang. Kelima tangan ini juga bisa digerak-gerakkan sehingga menyerupai ular. Oleh karena itu hewan jenis ini sering disebut bintang ular laut (Ophiuroidea brevispinum). Mulut dan madreporitnya terdapat di permukaan oral. Hewan ini tidak mempunyai anus, sehingga sisa makanan atau kotorannya dikeluarkan dengan cara dimuntahkan melalui mulutnya. Hewan ini hidup di laut yang dangkal atau dalam. Biasanya bersembunyi di sekitar batu karang, rumput laut, atau mengubur diri di lumpur/pasir. Ia sangat aktif di malam hari. Makanannya adalah udang, kerang atau serpihan organisme lain (sampah).

Klasifikasi Bintang Ular (O. nereidina) adalah sebagai berikut :

Kingdom         : Animalia
Phylum            : Echinodermata
Kelas               : Ophiuroidea
Ordo                : Valvatida 
Famili              : Ophiutricoidea 
Genus              : Ophiutricoides
Spesies            : O. nereidina

d)     Kelas Crinoidea

Jenis Echinodermata ini yang hampir menyerupai tumbuhan. Memang sekilas hewan ini mirip tumbuhan bunga. Ia memiliki tangkai dan melekat pada bebatuan, tak beda seperti tumbuhan yang menempel di bebatuan. Ia juga memiliki 5 lengan yang bercabang-cabang lagi mirip bunga lili. Oleh karena itu hewan ini sering disebut lili laut (Metacrinus sp). Ciri lainnya mulut dan anus hewan ini terdapat di permukaan oral dan tidak mempunyai madreporit. Hewan ini sering ditemukan menempel dengan menggunakan cirri (akar) pada bebatuan di dasar laut. Ia juga bisa berenang bebas, sehingga jika lingkungan tidak menguntungkan akan pindah dan menempel pada tempat lain. Jenis lainnya adalah Antedon tenella, dengan tubuhnya kecil-kecil, bentuk piala disebut calyx (kaliks) tanpa tangkai.

Klasifikasi Lili Laut (A. mediterranea) adalah sebagai berikut :
 


Filum               : Echinodermata
Kelas               : Crinoidea
Subkelas          : Euchinoidea
Ordo                : Comatulida
Famili              : Antedonidae
Genus              : Antedon
Spesies            : Antedon mediterranea

e)      Kelas Holothuroidea

Hewan jenis ini kulit durinya halus, sehingga sekilas tidak tampak sebagai jenis Echinodermata. Tubuhnya seperti mentimun dan disebut mentimun laut atau disebut juga teripang. Hewan ini sering ditemukan di tepi pantai. Gerakannya tidak kaku, fleksibel, lembut dan tidak mempunyai lengan. Rangkanya direduksi berupa butirbutir kapur di dalam kulit.
Kingdom         : Animalia
Phylum            : Echinodermata

Kelas               : Holothuridea
Ordo                : Aspidochirotida
Famili              : Aspidochirota
Genus              : Holothuria
Spesies            : H. scabra 
Mulut terletak pada ujung anterior dan anus pada ujung posterior (aboral). Di sekeliling mulut terdapat tentakel yang bercabang sebanyak 10 sampai 30 buah. Tentakel dapat disamakan dengan kaki tabung bagian oral pada Echinodermata lainnya. Tiga baris kaki tabung di bagian ventral digunakan untuk bergerak dan dua baris di bagian dorsal berguna untuk melakukan pernafasan. Selain itu pernafasan juga menggunakan paru-paru air. Kebiasaan hewan ini meletakkan diri di atas dasar laut atau mengubur diri di dalam lumpur/pasir dan bagian akhir tubuhnya diperlihatkan. Jika makhluk ini diganggu/diberi rangsangan dari luar maka ia akan mengkerut.



BAB III
KESIMPULAN

Kesimpulan
Berdasarkan hasil pengamatan dan pembahasan maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:
v Echinodermata disebut juga hewan berkulit duri. Tubuhnya tidak bersegmen tetapi berduri. Hewan ini hidup di laut.

v Kelas Echinoidea dipenuhi duri tajam. Duri ini tersusun dari zat kapur. Duri ini ada yang pendek dan ada pula yang panjang seperti landak 

v Alat organ tubuh kelas Asteroidea bercabang ke seluruh lengan, hewan ini berbentuk bintang dengan 5 lengan. Lengan hewan ini lentur karena adanya otot yang berserabut. 

v Kelas Ophiuroidea ini memiliki mulut dan madreporitnya yang terdapat di permukaan oral. Hewan ini tidak mempunyai anus, sehingga sisa makanan atau kotorannya dikeluarkan dengan cara dimuntahkan melalui mulutnya.

v Kelas Holothuroidea memiliki tubuh seperti mentimun dan disebut mentimun laut atau disebut juga teripang. Gerakannya tidak kaku, fleksibel, lembut dan tidak mempunyai lengan. Rangkanya direduksi berupa butir-butir kapur di dalam kulit




DAFTAR PUSTAKA


ஜ۩۞۩۞۩۞۩۞۩۞۩۞۩۞۩۞۩۞۩۞۩۞۩۞۩۞۩۞۩۞۩ஜ

 
Design by Fajri Pahlawan | Bloggerized by Yura Annisa | Forever Love